Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Media Budidaya Cacing Tanah yang Harus Diperhatikan

Media budidaya cacing tanah - Dengan cara alamiah cacing tanah bekerja buat merinci bahan organik sekalian menggemburkan tanah. Berdasar pekerjaannya itu, cacing tanah begitu terkait bahan organik sebagai media tumbuh sekalian makanan pentingnya.

Selain menyimak Media Budidaya Cacing Tanah simak juga budidaya cacing tanah dan pemasarannya, resiko ternak cacing, pakan cacing tanah, budidaya cacing anc, ternak cacing tanah di ember, cara budidaya cacing tanah bagi pemula, cara membuat media cacing tanah, media yang digunakan untuk budidaya cacing tanah adalah humus dan

Media Budidaya Cacing Tanah

Media dan Pakan buat Budidaya Cacing Tanah

Media-Budidaya-Cacing-Tanah-yang-Harus-Diperhatikan

Secara prinsip seluruh bahan organik bisa dipakai sebagai pakan cacing tanah. Akan tetapi ada banyak soal yang harus dimengerti terkait media dan pakan cacing tanah, berikut ini :

Cacing tanah tak menggemari media tengik yang kebanyakan datang dari nitrogen hasil peragian yang belum prima. Kecuali tengik, media akan panas yang membuat cacing tak senang di media. Media tengik kebanyakan akan berkembang jadi tempat kemajuan jamur. Bila jamur udah berkembang, alamat cacing malas tumbuh di media itu.

Langkah mengetes kesigapan media dengan cacing, dapat dengan masukkan 5-10 cacing ke media. Bila media sesuai sama, cacing tetap berada didalam media. Dan bila tak, cacing akan keluar.

Menyediakan media cacing lumayan mudah, dapat manfaatkan sampah kurang lebih. Umpamanya Peternak di Jepara memakai sampah aren (onggok) yang banyak di sekeliling lingkungannya.Onggok kering yang dijemur 1/2 hari setelah itu difermentasi memakai EM4 10 ml buat 50 kg onggok.

Ukuran media tempat penampungan yang dapat dipakai buat 1000 cacing atau satu kilo-gram cacing yakni empat kilo-gram media dalam tempat 40cm x 40cm. Kian luas kian bagus, biar cacing bisa simpel bergerak dan tumbuh.

Buat pakan cacing bisa pula memakai ampas tahu yang dikasihkan 50% dari biomassa. Pakan dikasihkan kurang lebih 2 hari sekali atau saat pakan udah tipis. Sebelumnya pemberian pakan baru, pakan lama dan media digabung biar gembur.

Dalam 1 bulan diperlukan kurang lebih 10 kg ampas tahu buat satu kilo-gram cacing. Hasil media dan tersisa pakan ini dapat dipasarkan pula sebagai pupuk yang umum disebutkan cascing (sisa cacing). Pada suatu bulan sisa media bertambah banyak sejalan tambahan pakan secara periodik.

Dan sejumlah media yang lain yang sering dipakai dalam media budidaya cacing tanah yakni berikut ini :

  1. Pupuk kandang yang udah masak
  2. Kompos dari pengeroposan daun
  3. Sampah rumah tangga organik yang udah difermentasi.

Posting Komentar untuk "Media Budidaya Cacing Tanah yang Harus Diperhatikan"